Jenis Jenis Awan di Bumi Beserta Gambar  dan Penjelasannya

Kalian pasti pernah melihat ke langit kan? Dan di langit  terdapat banyak sekali pemandangan salah satu nya awan. Awan ini juga memiliki jenis jenis nya sendiri loh!.

Awan  merupakan massa yang dapat dilihat dari tetesan air atau kristal yang beku tergantung di atmosfer, tepatnya di atas permukaan bumi.

Nah pada dasarnya awan itu terbagi menjadi beberapa macam jenis, biasanya dibedakan berdasarkan dari bentuk, ciri-ciri, atau juga ketinggiannya. Nah, untuk itu mari simak penjelasan jenis jenis awan di bawah ini.

Jenis jenis awan

jenis jenis awanMenurut pengertian dari KBBI ( Kamus Besar Bahasa Indonesia) awan merupakan kelompok butiran air, es atau bisa keduanya yang nampak berkelompok di atmosfer.

Seperti yang sudah di jelaskan di atas bahwa awan ini terbagi menjadi beberapa jenis baik itu jenis awan berdasarkan ketinggian,  berdasarkan bentuk sampai jenis awan berdasarkan proses pembentukannya.

Nah, berikut adalah jenis jenis awan yang ada di Bumi berdasarkan ketinggiannya dan proses pembentukannya.

Jenis jenis awan rendah

Awan rendah merupakan kelompok awan yang sering terlihat di ketinggian yang rendah, yaitu sekitar 2 sampai 3 km di atas permukaan laut pada semua jenis wilayah.

Jenis awan rendah ini biasanya ditemui oleh para pendaki di gunung saat sudah sampai di puncak gunung.

Jenis awan rendah ini terbagi menjadi 3 macam yaitu Awan Nimbostratus, Awan Stratus, dan Awan Stratocumulus.

1. Awan rendah Nimbostratus (Ni St)

 awan NimboStratus

Nimbostratus merupakan jenis awan rendah yang memiliki bentuk yang tidak tentu atau berubah-ubah dan memiliki tepi yang compang- camping dengan warna kelabu gelap.

Awan ini mampu mengahasilkan hujan ringan alam waktu yang relatif lama. Awan ini terbentuk dari adanya penebalan dari awan altostratus.

Awan ini juga memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Awan ini terdapat di ketinggian sekitar 0,6 sampai 3 km di atas permukaan laut.
  • Memiliki bentuk yang tidak menentu dan cenderung berubah-ubah.
  • Mempunyai cakupan penyebaran yang cukup luas.
  • Mampu menghasilkan hujan ringan sampai sedang dalam jangka waktu yang lama.

2. Awan rendah Stratus (St)

Awan rendah Stratus

Jenis awan stratus ini merupakan salah satu jenis awan rendah yang bisa kita temukan pada saat muncul kabut. Awan ini memiliki bentuk berupa serat putih berwarna kelabu atau putih dan berlapis-lapis.

Awan ini juga sering ditemukan saat muncul kabut di pagi hari atau kabut di dataran tinggi. Awan ini memiliki tekstur yang tipis, sampai terkadang dapat mengganggu jarak pandang.

Awan ini juga memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Awan ini terdapat di ketinggian 2 km di atas permukaan laut.
  • Memiliki bentuk serat putih yang berwarna kelabu atau putih yang berlapis-lapis.
  • Bisa mendatangkan hujan lokal dengan intensitas ringan atau gerimis.
  • Memiliki penyebaran kabut yang luas dengan tekstur tipis.

3. Awan rendah Stratocumulus (St Cu)

Awan rendah Stratocumulus

Stratocumulus adalah salah satu jenis awan rendah yang memiliki bentuk seperti bola yang menggulung. Dan memiliki lapisan awan yang cenderung tipis.

Awan ini sering kali di temukan di daerah pantai. Memiliki warna putih di bagian atas dan kelabu yang cerah di bagian bawah.

Awan stratocumulus ini juga memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Awan ini sering timbul di ketinggian sekitar 1,5 sampai 2 km di atas permukaan laut.
  • Memiliki bentuk mirip dengan bola, namun memiliki persebaran yang cukup luas.
  • Bisa di temukan di daerah pantai.
  • Jika awan ini muncul itu artinya atmosfer yang berada di sekitar awan cenderung stabil.
  • Memiliki potensi menghasilkan hujan lokal jika massa air memenuhi kapasitasnya.

Jenis jenis awan sedang

Awan sedang merupakan sekelompok jenis awan yang sering terdapat di ketinggian mulai dari 2 km sampai 8 km di atas permukaan laut pada wilayah iklim yang tropis.

Jika dengan wilayah yang iklimnya sedang ketinggiannya bisa mencapai 2 sampai 7 km di atas permukaan laut. Awan sedang terbagi menjadi dua macam yaitu awan alto stratus dan awan alto cumulus.

4. Awan Sedang Altostratus

Awan Sedang Altostratus

Altostratus adalah salah satu jenis awan sedang yang memiliki bentuk lebar menyeluruh dan menutupi langit, baik itu secara total atau keseluruhan. Awan ini memiliki warna abu-abu kebiruan serta sedikit tebal.

Jika awan ini muncul maka matahari atau bulan akan menjadi lebih terang. Awan altostratus ini juga memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Terdapat di ketinggian sekitar 2 km sampai 7 km di atas permukaan laut.
  • Memiliki cakupan yang luas, hampir seluruh bagian langit.
  • Memiliki warna abu-abu kebiruan atau kelabu.
  • Awan tersebut bisa terbentuk pada waktu sore hari dan malam hari, serta akan menghilang ketika matahari akan terbit.
  • Memiliki potensi menghasilkan hujan ringan jika awan tersebut terkumpul banyak.

5. Awan sedang Alto Cumulus (A Cu)

Awan Sedang Alto Cumulus

Alto cumulus merupakan salah satu jenis awan sedang yang mempunyai bentuk seperti butiran-butiran kecil dan juga memiliki jumlah yang banyak.

Jika kalian perhatikan dengan seksama awan ini memiliki bentuk yang menyerupai dengan bola kapas yang menggulung satu sama lain.

Awan alto cumulus ini memiliki warna putih atau abu-abu, dan mudah di deteksi pada waktu pagi ataupun senja. Awan ini juga biasa muncul saat ada angin kencang yang membawa massa udara yang stabil dan juga kecil.

Awan ini juga memiliki ciri-ciri seperti berikut ini:

  • Awan tersebut terdapat di ketinggian sekitar 2 sampai 7 km di atas permukaan laut.
  • Memiliki bentuk yang kecil-kecil menyerupai bola kapas yang bergandengan dan memiliki jumlah yang banyak.
  • Awan ini sering muncul saat ada angin kencang yang membawa massa udara relatif stabil dan kering
  • Memiliki warna putih atau abu-abu.
  • Awan ini dapat menimbulkan hujan deras yang terkadang disertai dengan petir.

Jenis jenis awan tinggi

Awan tinggi adalah kelompok awan dengan ketinggian yang tinggi mulai dari 6 km, sampai kurang lebih 18 km di atas permukaan laut dan terdapat di wilayah iklim tropis. Sedangkan untuk di wilyah engan iklim sedang, ketinggian awan ini sekitar 5 km sampai 13 km di atas permukaan laut.

Awan tinggi ini juga terbagi menjadi beberapa jenis awan, seperti awan cirrus, awan cirrostratus, dan juga awan cirrocumulus. Dan berikut adalah penjelasan dari beberapa jenis awan tinggi tersebut.

6. Awan tinggi Cirrus (Ci)

awan cirrusAwan cirrus merupakan gumpalan awan putih berserat kristal es halus yang terlihat jelas di langit biru. Awan cirrus ini juga merupakan bagian dari awan tinggi yang memiliki bentuk seperti serat filamen halus.

Awan ini juga kadang berbentuk melingkar, horizontal, dan juga terlihat jelas jika terkena sinar matahari dengan background biru langit.

Awan cirrus ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Terdiri dari halbor air yang disebabkan oleh suhu yang terlalu dingin di atmosfer
  • Memiliki bentuk serat halus, mirip seperti bulu burung yang masih muda
  • Awan ini tidak mampu mendatangkan hujan
  • Memiliki bentuk sisi yang tidak jelas atau samar- samar
  • Awan cirrus ini biasanya ada di ketinggian 5 km sampai 18 km di atas permukaan laut
  • Awan ini terbentuk dari uap air yang berubah menjadi kristal air karena suhu yang dingin pada ketinggian langit.

7. Awan tinggi Cirrostratus (Ci St)

awan Cirrostratus Cirrostratus merupakan salah satu jenis awan tinggi yang memiliki bentuk seperti kelambu atau serabut dengan jalur yang tipis, mirip dengan kerudung halus.

Awan Cirrostratus ini memiliki warna keputih-putihan yang dapat menutup sebagian atau bahkan seluruh langit. Dan awan ini juga bisa lebih cerah saat matahari di posisi siang hari.

Awan Cirrostratus memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Awan ini berada di ketinggian sekitar 6 km di atas permukaan laut.
  • Mempunyai bentuk putih kelabu yang halus yang menutup seluruh permukaan langit.
  • Bentuknya seperti anyaman yang tidak teratur.
  • Awan ini bisa menimbulkan efek “halo” pada saat iklim tropis.
  • Awan ini juga terkadang menimbulkan hujan gerimis pada saat hari sedang panas.

8. Awan tinggi Cirrocumulus (Ci Cu)

awan Cirrocumulus Cirrocumulus adalah lapisan awan yang nampak seperti ombak di pantai. Bentuk awan ini menyerupai bulat kecil atau serpih yang memiliki warna putih dan berkelompok atau berbaris.

Awan Cirrocumulus ini terdiri dari kumpulan kristal air yang membeku dan membentuk kristal es. Untuk proses terbentuknya awan ini cukup cepat dan akan kembali berubah menjadi awan sirostratus.

Awan Cirrocumulus ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Memiliki bentuk yang mirip seperti ombak di pantai dengan pola putus-putus
  • Terdapat di ketinggian sekitar 5 km sampai 12 km di atas permukaan laut.
  • Awan ini terdiri dari kristal air yang membeku dan membentuk kristal es.
  • Memiliki bentuk bulat kecil dan mempunyai warna putih secara berbaris.
  • Memiliki masa estimasi yang singkat.

Jenis jenis awan perkembangan vertikal

Awan perkembangan vertikal merupakan sekelompok awan dengan ketinggian yang sangat rendah, yaitu sekitar 0,5 sampai 1,5 km di atas permukaan laut dan terdapat di semua jenis wilayah.

Awan ini dapat menghasilkan pemandangan yang sangat indah pada siang hari, karena ketinggiannya yang sangat rendah jadi sangat mudah untuk diamati.

Awan vertikal pada dasarnya terbagi menjadi dua, yaitu Awan Cumolonimbus dan Awan Cumulus.

9. Awan Vertikal Cumulonimbus

awan Cumolonimbus

Awan Cumulonimbus adalah salah satu jenis awan vertikal yang memiliki volume besar dan berkembang pada tempat yang rendah.

Bukan hanya itu saja, awan ini juga mempunyai ujung atas yang tinggi dan melebar dan memiliki ketebalan yang besar.

Awan ini dapat menimbulkan hujan dan badai disertai dengan petir. Awan ini juga memiliki ciri-ciri sebagai berikut, seperti:

  • Awan ini terdapat di ketinggian sekitar 2 km di atas permukaan laut.
  • Memiliki volume awan yang besar dan berkembang pada tempat yang rendah.
  • Mempunyai warna putih pada bagian atas dan kelabu gelap di bagian bawah.
  • Bisa menyebabkan hujan lebat dan badai disertai dengan petir.

10. Awan Vertikal Cumulus

awan Cumulus

Cumulus merupakan awan yang tumbuh dan terbentuk secara vertikal ke atas. Bentuknya sendiri mirip dengan kembang kol yang berkembang di bagian atasnya.

Awan ini terdapat di ketinggian sekitar 1 km di atas permukaan laut. Dan awan ini akan terlihat indah jika terkena sinar matahari pada saat siang.

Awan Cumulus ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Awan ini terdapat di ketinggian sekitar 1 km di atas permukaan laut
  • Memiliki lebar yang sama dengan ketinggiannya yaitu sekitar 1 km.
  • Memiliki bentuk seperti kembang kol yang sedang berkembang di bagian atasnya.
  • Memiliki warna putih cerah dan juga abu-abu i dua sisi yang berbeda.
  • Biasa muncul saat musim kemarau atau saat cuaca sedang cerah.

Nah, itulah penjelasan mengenai jenis jenis awan beserta ciri dan penjelasannya. Semoga dengan adanya artikel ini bisa bermanfaat bagi kalian semua dan memberikan wawasan yang lebih luas lagi tentang awan yang ada di bumi ini.

Leave a Reply

Close Menu