Senjata Tradisional Bangka Belitung Lengkap Dengan Gambar Dan Penjelasan

Senjata Tradisional Bangka Belitung  – Provinsi Kepulauan Bangka Belitung adalah sebuah Provinsi hasil pemekaran daerah dari Provinsi Sumatera Selatan. Provinsi tersebut terbentuk pada tahun 2000, bersamaan dengan pembentukan Provinsi Banten dan Gorontalo.

Berbagai jenis kebudayaan dan adat Kepulauan Bangka Belitung mungkin sudah kita kenal antara lain :Tari Tradisional Babel, Lagu Daerah Babel serta alat musik tradisional Bangka Belitung.

Sebelumnya saya telah menjelaskan artikel tentang senjata tradisional dari daerah Sumatera Selatan, untuk kali ini saya akan menjelaskan artikel tentang senjata tradisional dari Bangka Belitung.

Nama Senjata Tradisional Bangka Belitung

Nama Senjata Tradisional Bangka Belitung
sumber: calonbos.com

Walaupun bisa ditemukan di daerah lain yang lain  di Indonesia, namun senjata adat Bangka Belitung ini, memiliki ciri khas tersendiri. Nama Senjata Tradisional Bangka Belitung adalah: Parang, Kedik, dan Siwar. Untuk lebih jelasnya, mari kita simak penjelasan mengenai senjata adat Bangka Belitung berikut ini:

1. Senjata Tradisional Bangka Belitung Kedik

Senjata Tradisional Bangka Belitung Kedik
sumber: zonabangkabelitung.blogspot.com/

Senjata tradisional Kedik ini adalah  senjata adat Bangka Belitung yang lebih sering dipakai untuk alat pertanian, terutama di kebun lada. Dalam pemakaianya, si pengguna kedik ini  harus jongkok dan bergerak mundur atau menyamping. Senjata ini digunakan dengan cara diletakkan pada tanah dan ditarik ke belakang.

Senjata tradisional  ini cukup efektif untuk membersihkan rumput pengganggu tanaman lada. Senjata Kedik pada umumnya dipakai oleh kaum perempuan karena bentuknya yang kecil dan relatif lebih ringan. Kedik ini hanya bisa dipakai untuk membersihkan jenis rumput yang kecil atau rumput yang tumbuh dengan akar yang dangkal.

Sejak dulu sebelum pertimahan menjadi populer sebagai mata pencaharian, masyarakat bangka belitung yang bertempat tinggal di pedesaan kebanyakan berprofesi sebagai petani. Dalam fungsinya sendiri, kedik hampir sama dengan cangkul, yang membedaknnya hanya dari segi ukuran, kedik biasanya lebih kecil dan bentuk nya bengkok ke kiri

Senjata Kedik ini  memiliki bentuk seperti Parang atau Golok. Namun alat ini memiliki bilah yang melengkung, atau bengkok. Oleh karena itu beberapa daerah di Bangka Belitung  lebih mengenal alat tersebut dengan sebutan Parang Bingkok. Bingkok sendiri memiliki arti yakni Bengkok..

Dilihat dari segi ukuran, alat ini tidak memiliki ukuran yang terlalu besar. Kedik memiliki panjang sekitar 38cm hingga 50cm, dan masa yang tidak terlalu berat, biasanya tidak lebih dari 2kg.

2. Senjata Tradisional Bangka Belitung Parang

Senjata tradisional Bangka Belitung Parang
sumber: tradisikita.my.id

Senjata tradisional Parang ini adalah senjata tradisional Bangka Belitung yang banyak dipakai oleh penduduk Indonesia. Senjata Parang juga dapat kita temukan di pulau jawa. Tetapi parang Bangka mempunyai ciri khas atau keistimewaan yang membedakan dengan golok dari daerah yang lain.

Senjata Parang yang memiliki diameter sedang atau sekitar 40 cm ini juga bisa dipakai untuk menebang pohon karena bobot ujungnya yang lebih besar dan lebih berat.

Parang Bangka ini berbentuk mirip layar kapal. Alat ini dipakai terutama untuk pertarungan jarak pendek. Walaupun nampak sekilas seperti Golok Banten, tetapi ujung parang tersebut lebih lebar dan berat guna meningkatkan bobotnya agar sasaran bisa terpotong dengan cepat.

Di Provinsi Bangka Belitung, produksi parang yang sangat populer adalah Parang Badau. Sampai sekarang, tidak banyak yang memproduksi Parang Badau di  Bangka Belitung. Yang sebagai pengrajin adalah mereka yang masih memiliki garis keturunan dengan pengrajin dari ratusan tahun yang sudah zaman dulu.

3. Senjata Tradisional Bangka Belitung Siwar

Senjata Tradisional Bangka Belitung Siwar
sumber: romadecade.org

Senjata tradisional Siwar ini  merupakan senjata tradisional Bangka Belitung yang bentuknya menyerupai Golok panjang. Siwar dibedakan berdasarkan ukuran panjang dan pendeknya

Tentang desainnya  Siwar ini dirancang secara khusus, tidak dibuat sembarangan, yaitu panjang, ketebalan dan beratnya pun  disesuaikan dengan penggunanya. Keistimewaan dari senjata tradisional siwar  lainnya adalah ada siwar panjang khusus yang dirancang mempunyai 2 mata sisi yang tajam layaknya silet. Senjata ini sering dipakai untuk pertempuran oleh masyarakat pada masa perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Senjata Siwar yang berukuran panjang dinamakan siwar panjang, bentuknya juga  hampir menyerupai mandau Kalimantan Barat, tetapi tidak bengkok. Ukurannya rata, lurus, pipih, dan juga ringan jika diayunkan. Pemakaiannya untuk perkelahian jarak dekat.

Dan Untuk siwar pendek, panjangnya seukuran keris, memiliki ujung yang sangat runcing sebagai senjata untuk menusuk lawan. Senjata ini memang dirancang khusus untuk pertarungan jarak dekat. Bagian tengah dari Siwar mempunyai lengkung yang berfungsi untuk merobek. Siwar jenis ini sangat tajam dan mempunyai ketebalan yang tipis.

Untuk menambah keampuhan dari siwar, tak jarang para pendekar dulu mencampurkan racun di bagian tajam. Kabarnya siwar asli terdapat kodam di dalamnya sengaja dimasukkan untuk menjaga pemilik.

Siwar panjang dan siwar pendek tak dijual bebas. Bahkan replika nya pun tak dipasarkan secara bebas karena ini termasuk senjata tradisional yang berbahaya.

4. Senjata Tradisional Bangka Belitung Lengkong

Senjata tradisional Bangka Belitung Lengkong
sumber: zonabangkabelitung.blogspot.com/

Senjata tradisional lengkong ini Jika dilihat mirip sekali dengan sabit atau celurit dari madura. Namun, perbedaannya adalah dari lekukan celurit atau sabit pada bagian tengah terlihat sangat cekung dan bersudut tumpul.

Senjata Lengkong ini digunakan untuk pertempuran jarang dekat. Sama seperti celurit, target utama nya adalah menyabet tubuh musuh terutama tangan dan kepala serta bagian kaki. Sehingga musuh tidak dapat lagi bergerak untuk menggunakan senjata miliknya.

Karena Bagian ujung dari celurit juga sangat tajam. Sedangkan lengkong bangka dapat sobat lihat di atas. Lekukan pada bagian tengah bersudut lancip.

Senjata lengkong beralih fungsi menjadi alat pertanian untuk menebas ilalang atau menyabet padi dan gulma tanaman liar.

Nah, itulah penjelasan saya kali ini mengenai senjata tradisional Bangka Belitung lengkap beserta gambar dan penjelasannya. Semoga bisa memberikan manfaat dan wawasan yang lebih luas lagi mengenai budaya Indonesia tercinta ini.

Leave a Comment