Senjata Tradisional Jawa Timur Lengkap Beserta Penjelasannya

Senjata Tradisional Jawa Timur – senjata tradisional adalah salah satu instrumen kebudayaan yang ada di Indonesia yang patut menjadi perhatian semua orang khususnya dalam pendidikan.

Para generasi yang saat ini diharuskan untuk memulai mengenal dan sekaligus melestarikan kebudayaan ini .

Sebelumnya saya telah membahas tentang senjata tradisional Bengkulu. Nah, kali ini saya akan membahas informasi mengenai senjata tradisional dari Jawa TImur.

Peran Senjata Tradisional Bagi Kehidupan Terdahulu

Peran Senjata Tradisional Bagi Kehidupan Terdahulu
sumber: romadecade.org

Salah satu instrumen kebudayaan yaitu senjata tradisional tentu mempunyai peran yang sangat penting dalam hal untuk membantu segala kehidupan khususnya pada masyarakat pada zaman dahulu. Apalagi peran tersebut berhubungan dengan usaha mereka dalam mempertahankan kehidupannya. Berikut ini kegunaan senjata tradisional .

Berikut ini adalah kegunaan senjata tradisional dari Jawa Timur, antara lain:

1. Sebagai Alat Pemburu

Sebagai Alat Pemburu
sumber: tirto.id

Tentu semua tahu bahwasannya nenek moyang zaman dulu hanya mengandalkan dari berburu untuk makan. Keberadaan senjata tradisional ini sangat penting yaitu salah satu nya untuk mencari sekaligus untuk meburu hewan di jadikan makanan. Hal ini merupakan salah satu langkah mereka untuk mempertahankan hidupnya.

2. Sebagai Alat Bertani

Sebagai Alat Bertani
sumber: pertanianku.com

Dalam kehidupan nenek moyang zaman dulu kebanyakan masih pada kegiatan bertani. Senjata tradisional ini mempunyai fungsi sebagai alat untuk melakukan aktivitas seperti bercocok tanam.

3. Perlindungan Diri Dari Serangan Musuh

Perlindungan Diri Dari Serangan Musuh
sumber: dictio.id

Pada saat zaman dulu juga pasti masih banyak masalah yang terjadi antar kelompok karena belum adanya yang bisa mengikat, contohnya perebutan wilayah kekuasaan antar kelompok. Masing – masing kelompok akan berusaha untuk mempertahankan wilayah nya sehingga kelompok lain dianggap sebagai musuh.

Peran senjata tradisional ini menjadi media mereka sebagai pelindung diri, baik musuh atau pun binatang buas yang lain yang masih banyak berkeliaran saat itu.

4. Senjata Untuk Berperang

Senjata Untuk Berperang
sumber: jatimtimes.com

Pada zaman dulu seperti para pahlawan saat berupaya untuk melawan para penjajah menggunakan beberapa senajata tradisional sebagai alat bantu untuk berperang. Berkat jasa – jasa mereka saat ini rakyat ini bisa menikmati kemerdekaan. Hal ini cukup bisa di jelaskan bahwasannya senjata tradisional sangatlah berpengaruh terhadap kehidupan pada masa sekarang ini.

Jenis Jenis Senjata Tradisional Jawa Timur

Pada zaman sekarang ini keberadaan senjata tradisional yang bersifat masih manual dan kurang praktis hilang sedikit demi sedikit. Karena telah di gantikan oleh senjata yang lebih otomatis lagi dan praktis. Namun tidak banyak dari masyarakat yang masih saja menggunakan senjata tradisional untuk kegiatan sehari- hari .

Berikut ini ada 6 senjata tradisional yang ada di Jawa Timur, antara lain:

Keris

Keris
sumber: karyapemuda.com

Keris ini banyak di temukan tidak hanya di Jawa Timur saja tetapi juga banyak berasal dari Jawa yang lainnya. Bukan hanya Empu Gandring atau pun Empu Kelleng saja yang pada zaman dulu sangatlah pandai dalam mebuat keris. Zaman sekarang orang bisa membuat keris dengan kualitas yang tidak kalah dengan buatan zaman dahulu.

Khusunya untuk kabupaten Sumenep Madura banyak di temukan Empu pembuat keris yang sangat handal. Dalam proses pembuatan keris terdapat aturan yang sakral yang harus di jalani. Keris yang dibuat di daerah ini di minati oleh kolektor tingkat Asia bahkan sampai mendunia.

Keberadaan keris pada zaman dulu berperan sebagai alat untuk membela diri dari musuh. Dan pada zaman sekarang keris di gunakan sebagai kepentingan hiasan pernikahan atau sebagian menjadi aksesoris untuk pakaian masyarakat keraton. Fenomena ini kebanyakan terjadi di daerah Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Senjata tradisional Jawa Timur ini adalah bagian ujungnya runcing dan memiliki mata pisau di kedua sisinya. Keris ini termasuk sebagai senjata tikam. Pada waktu kemunculan awal keris ini tidak ada seseorang pun yang tau.

Clurit

Clurit
sumber: berbol.co.id

Sejata tradisional di Jawa Timur ini yang pertama di temukan adalah clurit. Senjata ini berasal dari daerah Madura. Karena clurit ini dinilai mempunyai banyak sejarah dengan masyrakat Madura hingga kini tak dapat di pisahkan dengan tradisi dan kebudayaannya.

Sejarah tersebut berasal dari seseorang yang bernama pak Sakerah yaitu seorang tokoh pada saat penjajahan Jepang yanng selalu membawa clurit. Pada saat melakukan perlawanan dia gugur dan di hukum gantung oleh Jepang. Tindakan ini membuat marah orang Madura dan mulailah melakukan perlawanan kepada Jepang dengan menggunakan alat clurit.

Buding

Buding
sumber: silontong.com

Senjata tradisional Jawa Timur ini namanya adalah buding. Nama buding ini  mungkin agak asing dan tidak populer di kalangan masyarakat. Senjata ini sering di temukan di masyarakat suku asing di kabupaten Banyuwangi Jawa Timur.

Buding ini sering di gunakan untuk melakukan aktivitas sehari – hari. Bahkan beberapa kesempatan sering di pakai untuk membela diri dari bahaya maupun ancaman seperti ancaman musuh atau serangan binatang buas.

Bentuk senjata ini mirip pisau dapur atau seperti golok, dan mempunyai sarung untuk menutupi mata pisaunya. Karena senjata ini juga sering di sebut mirip pedang karena bersarung yang fungsinya sebagai pelindung , sarung tersebut terbuat dari kayu.

Ukuran sarung pelindung bading ini sekitar 46,5 cm untuk pegangan senjata tradisional ini ukurannya sekitar 18 cm, dan sarung pelindung dengan ukuran panjang 29 cm. di lengkapi dengan berbagai hiasan yang terdapat pada bagian sarung dengan ukurannya 10 cm.

Bionet

Bionet
sumber: kerisku.id

Bionet ini sama dengan buding, salah satunya adalah senajta tradisional di Jawa Timur juga sedikit asing di semua masyarakat. Karena belum di ketahui secara jelas daerah asalnya. Namun juga salah satu daerah yang menggunakan senjata tradisional ini yaitu masyarakat di sekitar Lenteng , Sumenep Jawa Timur.

Bionet memiliki ujung yang sangat runcing, digunakan untuk menikam dan menusuk musuh sebagai aksi bela diri. Namun juga bionet sekarang lebih berfungsi secara sosial masyarakat dan tidak lagi untuk di gunakan perang.

Caluk

Caluk
sumber: budayalokal.id

Caluk ini salah satu senjata tradisional Jawa Timur. Senjata ini juga sangat populer di kalngan masyarakat. Bentuknya pun unik sekaligus langka hanya bisa di temukan di pulau Jawa saja. Hal ini di karenakan caluk memiliki bentuk yang khas dan berbeda dengan senjata tradisional yang lainnya.

Caluk memiliki bentuk seperti halnya golok yang panjang. Namun juga mempunyai lengkungan di ujung senjata serta terdapat sebuah kapak yang terletak di antara tengahnya. Pada umunya caluk ini senjata tradisional yang memiliki panjang sekitar 1 meter.

Pada zaman dahulu caluk di gunakan untuk kegiatan sehari hari dan bahakan di gunakan untuk membela diri. Salah satunya caluk terkenal dulu bernama caluk trantang. Nma tersebut diambil dari nama sang pembuat yaitu Ki Trantang yang saat itu tinggal di daerah Tuban Jawa Timur. Namun pada masa kini seiring dengan perkembangan zaman, caluk ini hanya di jadikan koleksi maupun benda pasuka oleh sebagian orang.

Nah, itulah penjelasan kali ini mengenai senjata tradisional Jawa Timur. Semoga dengan adanya artikel ini bisa memberikan manfaat dan wawasan yang lebih luas lagi. Dan jika anda sedang mencari informasi mengenai kebudayaan Indonesia bisa kunjungi DISINI.

Leave a Comment